SAMPIT– Panitia In-House Training (IHT) Sekolah Rakyat 55 Kotawaringin Timur (SRT 55 Kotim) sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan intensif bagi seluruh elemen pendidik dan pendukung sekolah. Mengambil tempat di Aula Laboratorium IPA SRT 55 Kotim, kegiatan IHT ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari Rabu (1/7/2026) hingga Jumat (3/7/2026). Berlandaskan pada visi dan misi besar sekolah untuk menyelenggarakan pendidikan yang inklusif serta memuliakan setiap murid, pelatihan ini ditujukan khusus bagi para guru, wali asuh, wali asrama, hingga tenaga pendukung guna meningkatkan kapasitas pelayanan pendidikan dan pengasuhan.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SRT 55 Kotim, Nikkon Bhastari. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perwujudan visi sekolah yang berfokus pada tumbuh kembang murid harus menjadi ruh utama dalam setiap program kerja. "Kami berharap kegiatan ini mampu menciptakan kolaborasi yang kolektif, dan mampu membawa kemajuan bagi sekolah dan berdampak pada anak-anak didik. Melalui IHT ini, kita menyelaraskan langkah agar seluruh tindakan kita di sekolah dan asrama senantiasa didasari oleh komitmen luhur untuk memuliakan murid," ujar Nikkon dalam arahannya.
Rangkaian kegiatan IHT berjalan interaktif dengan menghadirkan materi-materi strategis dari para praktisi pendidikan mengenai tata kelola Sekolah Rakyat yang humanis. Tidak hanya mendengarkan pemaparan, para guru, wali asuh, wali asrama, beserta tim pendukung juga terlibat aktif dalam sesi diskusi pemecahan masalah (problem solving). Diskusi ini berfokus pada pencarian solusi pengajaran dan pengasuhan yang aman, nyaman, dan berpihak pada anak. Memasuki hari terakhir, agenda difokuskan pada pembagian tugas, pemaparan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta presentasi rencana kerja tahun ajaran baru dari masing-masing divisi yang keseluruhannya bermuara pada kesejahteraan murid.
Melalui pelaksanaan IHT ini, SRT 55 Kotim optimis dapat memulai tahun ajaran baru dengan manajemen yang lebih solid dan terukur. Penyelarasan visi dan misi dalam pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan profesionalisme staf, tetapi juga memastikan bahwa Sekolah Rakyat 55 Kotim menjadi ekosistem pendidikan yang ramah, protektif, dan mampu memuliakan potensi setiap anak didik.